Analisa Teknikal USDJPY

Mari kita analisa menggunakan analisa Price Action (Tekanan Trader), Dalam trend market tampak USDJPY masih dalam kondisi Bearish / Downtrend, namun kita juga harus mengantisipasi pembalikan trend bila harga menembus Resistance area di atas dan juga konsolidasi harga.

Dalam histori candle, kita dapat mencari peluang entry Sell karena long term masih dalam arus Downtrend effect, namun agar lebih objektif, saya akan menyajikan analisa untuk entry buy atau sell.

Bila kita lihat pada gambar chart di atas, tekanan Seller (panjang candle merah) perlahan menurunkan harga tanpa dapat di lawan oleh tekanan Buyer (panjang candle hijau) dan membentuk Lower high.

Ini mengindikasikan masih para Seller lah yang mendominasi pembentukan level-level harga tertentu. Namun, peluang buy masih dapat kita temukan dalam pair USDJPY ini.

Pada gambar, saya menentukan Area Resistance melalui dua garis diatas price (107.56 – 107.44), untuk area Support, kita dapat melihat melalui dua garis dibawah price  (106.97 – 106.85).

Berikut pilihan setup entry saya, dapat gunakan menyesuaikan gaya trading anda.

Setup entry saya ialah breakout opportunity,

bila harga close candle 1 Jam menembus Batas Atas Resistance Area (107.56), maka bersiap mencari posisi Entry buy terbaik.

Bila harga close candle 1 jam menembus Batas Bawah Support Area (106.85), maka bersiap mencari posisi Entry sell terbaik.

Cut Loss bila harga Close Candle 1 Jam berada di bawah Batas bawah Resistance Area (<107.44) untuk  entry buy, dan di atas Batas Atas Support Area (>106.97) untuk entry sell. Dan lakukan risk ratio minimal 1:1.

Dan Setup Pullback untuk SELL posisi:

Area Pullback menggunakan area Resistance, bila harga Close Candle 1 Jam berada dalam area pullback, dapat mengambil posisi Sell dan lakukan Cut Loss bila harga Close Candle 1 Jam berada di atas batas atas area Pullback (>107.56). Gunakan risk ratio minimal 1:1 sesuai cara anda bertrading.

20200224033423451
error: Content is protected !!