Pengenalan Forex

A. Kamus Forex

Forex Trading adalah aktivitas jual-beli valas (valuta asing) dengan menggunakan margin (leverage) dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari fluktuasi nilai tukar (kurs). Definisi Forex Trading ini boleh jadi mirip dengan bisnis penukaran valas yang lazim dilakukan oleh money changer atau perbankan, tetapi realisasinya berbeda. Dalam Forex Trading, ada aspek margin (leverage) yang memungkinkan trader memulai bisnis dengan modal lebih kecil dan trader tidak harus memiliki valas secara fisik.

Pada prakteknya, Forex Trading dilakukan dengan melakukan buy (beli) atau sell (jual) terhadap suatu pasangan mata uang tertentu. Pasangan mata uang yang populer untuk diperjualbelikan antara lain EUR/USD (Euro-Dolar AS), GBP/USD (Pound Inggris-Dolar AS), USD/JPY (Dolar AS-Yen Jepang), AUD/USD (Dolar Australia-Dolar AS), dan masih banyak lagi. Trader juga memiliki pilihan untuk jual-beli jenis aset keuangan lain seperti XAU/USD (Gold-Dolar AS), XAG/USD (Silver-Dolar AS), indeks Dow Jones, indeks Hang Seng, indeks KOSPI, dan lain-lain.

Mata uang yang terletak paling depan disebut sebagai “Base Currency“, sedangkan mata uang di belakang disebut sebagai “Quote Currency“. Nilai tukar keduanya dapat dipantau pada sebuah grafik secara online dan real-time. Apabila garis pada grafik bergerak naik, berarti Base Currency menguat dan Quote Currency melemah. Sebaliknya, jika garis pada grafik bergerak turun, berarti Base Currency melemah dan Quote Currency menguat. Sangat menarik, bukan!?

Trader forex mengemban tugas utama untuk menganalisis kondisi pasar saat ini dan memprediksi apakah pergerakan grafik selanjutnya akan naik atau turun. Jadi, trader tidak bisa sekedar klik-klik buy/sell secara asal-asalan saja. Trader harus memiliki wawasan terlebih dahulu mengenai bagaimana cara menganalisis kondisi pasar dan memprediksi pergerakan harga. Setelah itu, barulah ia akan dapat memperoleh keuntungan dari fluktuasi nilai tukar.

Ada dua cara paling umum untuk menganalisis kondisi pasar dan memprediksi pergerakan nilai tukar dalam Forex Trading, yaitu dengan menelitik aspek fundamental dan teknikal. Berikut ini penjelasan sekilas mengenai keduanya:

    1. Analisis Fundamental: Trader berfokus pada proyeksi dampak data ekonomi dan situasi politik, sosial, atau keamanan yang mempengaruhi nilai tukar mata uang, seperti PDB, inflasi, tingkat pengangguran, penjualan ritel, neraca perdagangan, produksi industri, pemilu, peperangan, dlsbg.
    2. Analisis Teknikal: Trader mempergunakan rumus matematis dan prinsip statistika untuk menilai grafik nilai tukar saat ini dan memprediksi arah pergerakannya ke depan. Analisis teknikal lazim memanfaatkan grafik Candlestick yang dipasangi indikator teknikal. Beberapa indikator yang sering dipergunakan antara lain Moving Averages, RSI, Stochastic, MACD, dll.

Ada trader yang berfokus pada salah satu cara analisis saja. Namun, trader profesional dan berpengalaman biasanya memahami kedua cara analisis tersebut sekaligus. Calon trader pemula juga sebaiknya mengenali dasar-dasar kedua analisis itu, agar mendapatkan gambaran lebih komplit tentang kondisi pasar dan mampu memprediksi arah pergerakan kurs secara lebih akurat.

B. Kelebihan dan Resiko Trading Forex

  • Kelebihan Trading Forex

1. Skala Pasar Forex Sangat Masif
2. Order Forex Trading Bebas Antrian
3. Fleksibilitas Waktu dan Lokasi Forex  Trading
4. Forex Trading Dapat Dimulai Dengan Modal Sangat Rendah
5. Forex Trading Dapat Dilakukan Oleh Siapa Saja

  • Resiko Trading Forex

    1. Resiko Volatilitas
    2. Resiko Margin (Leverage)
    3. Resiko Kredibilitas Broker
    4. Resiko Psikologis Trader

  1.  
error: Content is protected !!